Pasar smartphone Indonesia terutama kelas menengah kini semakin panas, karena ASUS menghadirkan Zenfone terbaru mereka yang amat sangat mencuri perhatian. Inilah Zenfone Max Pro M1, sang penantang gelar smartphone terbaik kelas menengah.

 

Kemeriahan acara peluncuran Zenfone Max Pro M1 begitu terasa, tak lain tak bukan karena gencarnya teaser dan promosi yang dilakukan ASUS jauh sebelum acara tersebut. Tagline utama yang diangkat adalah Limitless Gaming. Kenapa? Tentu jawabannya karena SoC yang digunakan, si Snapdragon 636, yang performanya diatas rata-rata SoC lain di kelas ini. Oleh karena itu juga, pada launchingnya, ASUS mengundang sejumlah mobile gamer baik personel maupun tim untuk membuktikan kemampuan Zenfone Max Pro M1 soal urusan mobile gaming.

max-pro-m1-l1

Faktor lain yang masuk ke tagline itu adalah baterai. Zenfone Max Pro M1 punya baterai 5000 mAh. Kolaborasi bareng antara SoC irit daya dan baterai jumbo ini lah yang bikin ASUS yakin kalo smartphone ini bakalan susah untuk ditandingi. Bagusnya lagi, smartphone ini sudah mendukung fast charging, QuickCharge, jadi dengan charger alias casan yang kompatibel, mengisi baterai super besar ini nggak butuh waktu lama.

max-pro-m1-l2

ASUS juga mengoptimalkan atau tepatnya memaksimalkan performa dari smartphone ini dengan cara menggunakan OS Android Pure alias polosan. Jadi, bye-bye ZenUI dengan segala bloatwarenya, karena Android Oreo 8.1 bakal jadi basis utama buat Zenfone Max Pro M1.

max-pro-m1-l3

Sekilas nyobain, memang ngebut dan responsif banget sih si Max Pro M1 ini, terus “bersih” karena pakai Android polosan itu tadi. Yang jadi pertanyaan, kameranya gimana? Soalnya karena tanpa ZenUI, otomatis kameranya juga tidak pakai teknologi PixelMaster khas ASUS itu. Dan ternyata smartphone ini pakai Snapdragon Camera, yang interface aplikasinya, ya begitu, agak polos.

SIMAK JUGA >  Notebook Premium Ringan Dijinjing dan Di Kantong? Ada!

max-pro-m1-l5

max-pro-m1-l4

Oke, mari kita coba performanya yang gencar dipromosikan itu. Ini hasil beberapa hasil benchmark yang gw lakukan.

max-pro-m1-cpuz

max-pro-m1-bench

Overall, impresi awal gw sama si Max Pro M1 ini sangat positif, performanya memang mantap apalagi mengingat segmen yang dituju oleh Zenfone Max Pro M1 ini.

—————————————–

Nah yang menarik, ternyata ASUS tidak hanya meluncurkan Max Pro M1, tapi juga ada varian lebih kecilnya yaitu Max M1. Karena ukurannya mengecil, jadi spesifikasinya juga “disesuaikan” 😛 .

max-pro-m1-l6

Zenfone Max M1 punya layar berukuran 5,5 inci dengan resolusi HD+. Jujur aja, pas banget di genggaman karena bodinya yang kecil tersebut. Di dalamnya terdapat SoC Snapdragon 430 yang termasuk kelas entry level tapi tetap mumpuni. Yang istimewa, meski fisiknya termasuk mungil, terutama dibandingkan dengan si Max Pro M1, baterai nya tetap terhitung jumbo. 4000 mAh.

Jadi buat yang nyari alternatif smartphone masa kini alias kekinian yang baterenya gede dan tetap punya kinerja yang mumpuni, gw rasa si adek kecilnya ini alternatif yang menarik di kelas dibawah 2 juta.

—————————————–

DAN, inilah harga keluarga Zenfone Max M1 yang baru ini

Asus Zenfone Max Pro M1 (RAM 3 GB, internal 32 GB): Rp2.299.000
Asus Zenfone Max Pro M1 (RAM 4 GB, internal 64 GB): Rp2.799.000
Asus Zenfone Max Pro M1 (RAM 6 GB, internal 64 GB): Rp3.299.000

Sementara untuk si Max M1

Asus Zenfone Max M1 3GB/32GB Rp.1.899.000

Dengan demikian, seri baru dari ASUS Zenfone ini benar-benar akan memanaskan persaingan di kelas smartphone 2 jutaan. Kita tunggu saja apakah vendor lain akan mencoba gebrakan serupa. Yang jelas, persaingan seperti ini tentu akan menguntungkan para pecinta gadget.

SIMAK JUGA >  AMD Ryzen APU : Prosesor mainstream yang paling ditunggu