Featured

Mitos & Gimmick soal Buffering dan Kecepatan Internet

Ngomongin soal kecepatan internet, terkadang atau sering kita dengar “inet-nya kenceng ga? yutubnya buffering?” atau mungkin slogan iklan para penyedia layanan internet seperti “Streaming tanpa buffering”. Gw sendiri cukup tergelitik kalo liat bahasa marketing para ISP, yah maklum, soal beginian emank makanan gw uda dari kapan tau. Dan oleh karena itu, gw coba post sedikit hal-hal yang berhubungan dengan kecepatan internet dan layanan streaming multimedia.

Oke, pertama kita bicara soal kecepatan internet. Di dunia digital, satuan yg digunakan buat kecepatan transfer data adalah bit(dan byte). Makanya untuk kecepatan internet biasanya disebutkan dalam Kbps(kilo bit per second) atau Mbps (Mega bit per second) dan bahkan Gbps (Giga bit per second). Jangan keliru dengan KB/s (kiloBYTE per second), perhitungannya lain lagi dan soalnya bit dan byte ini silakan google aja yah, panjang bahasannya.

Nah umumnya, kecepatan rata-rata internet di negeri tercinta ini sekitar 2Mbps lah dimana itu menurut gw uda di situasi “normal” kalo kondisi lebih buruk bisa turun ke 1Mbps atau bahkan dibawahnya. Sementara di kondisi optimal, bisa mencapai 7 bahkan 10 Mbps. Ini gw ambil contoh dari penggunaan koneksi internet pake opsel alias operator seluler yah, bukan koneksi rumahan yang pake kabel (wireless point, tembaga ataupun fiber optic).

Lalu kalo kecepatan inetnya ngebut, streaming online macam youtube ngga buffering donk?. NAH disinilah orang memanfaatkan bahasa marketing tersebut. Secepat apapun koneksi inetnya, yg namanya proses streaming itu pasti buffering, karena dari situlah ia membaca data yang kemudian untuk ditampilkan dalam hal ini ditayangkan (video). Buffering itu, penjelasan mudahnya adalah proses mendownload data sementara di storage lokal kita yang nantinya akan otomatis dihapus ketika video atau konten selesai diputar atau window nya ditutup.

SIMAK JUGA >  Zenfone 3 ZE520KL Update Android Nougat, akhirnya!!

Kalian pasti familiar dengan animasi bulatan yg berputar ketika nonton youtube dengan koneksi lambat bukan? nah itulah proses buffering yang selama ini dikesalkan orang. Proses itu terlihat jelas ketika transfer data untuk buffer dari video tersebut lebih lambat dari bitrate atau aliran data yang diperlukan untuk memainkannya. Terus seberapa cepat nih kecepatan inetnya biar ngga terganggu proses buffering tersebut? Well, dari pengamatan gw, khususnya untuk Youtube, dia memiliki beberapa kualitas video yang sesuai (atau disesuaikan) dengan kecepatan internet kita.

Tergantung sumber videonya juga, tapi untuk video yg paling modern seperti contoh dibawah ini, Youtube punya pilihan kualitas yg lengkap, mulai dari 144p (ugghhh….) sampai 8K(ANJIRRRR….).

Dan dari data yg gw kumpulkan, untuk kualitas cukup baik sampai bagus(banget), bitrate video Youtube adalah seperti berikut :

  • 480p – ~900kbps
  • 720p – ~2500kbps
  • 1080p – 3500kbps-4000kbps
  • 1440p alias 2K – 8000-9000kbps
  • 2160p alias 4K – ~18000kbps
  • 4320p alias 8K – ~23000kbps

Memang, kualitas diatas Full-HD atau 1080p masih terkesan lebih ke penasaran saja, karena perangkat pendukungnya walaupun ada, kaya monitor 4K, tapi harganya masi jauh diatas terjangkau untuk rata-rata pengguna. Dari daftar diatas, kenapa gw mulai dari 480p padahal ada dibawahnya lagi yaitu 360p atau bahkan 240p. Bisa dibilang untuk kualitas tersebut, hampir PASTI bisa di-stream dengan lancar dengan koneksi internet yang ada. Kecuali lagi sial, koneksinya ancur banget, kalo gitu mending ga usah streaming dah 😛

Lalu apa fungsinya tau bitrate dari kualitas-kualitas video tadi? Nah, dari bitrate video tersebut, kita bisa tau gambaran kasar, seberapa kecepatan internet yang dibutuhkan untuk streaming dengan lancar. Misalnya, untuk kualitas “sejuta umat” 480p (dan juga 360p), koneksi 1Mbps sudah mencukupi walaupun mungkin terkadang akan mengalami sedikit gangguan karena bandwidth yang tersedia mepet dengan bitrate video.

SIMAK JUGA >  [Uji] Sekencang Apa Charger 27W Untuk Smartphone?

Untuk menikmati kualitas yang lebih baik, HD 720p, minimal butuh koneksi internet 3Mbps untuk melakukan streaming lancar. Begitu seterusnya. Sebagai gambaran, gw berhasil streaming video kualitas 2K lancar tanpa gangguan dengan koneksi 10Mbps. Jadi, perhitungan mudahnya, usahakan koneksi internet lebih cepat 20-25% dari bitrate videonya.