Siapa yang tidak kenal Google Pixel? Smartphone Android besutan langsung oleh Google dengan segala keunggulannya. Tapi, salah satu kelemahan dari Google Pixel adalah harga. Kabar baiknya, kini Google punya jagoan baru yang lebih murah. Menarik.

Google Pixel 3, yang diluncurkan oktober tahun lalu, masih menjadi tolok ukur buat smartphone flagship. Bahkan smartphone keluaran terbaru pun, kalau tidak dibandingkan dengan flagship ‘resmi’ milik Google ini rasanya tidak sah.

Tak heran sih, ini karena Pixel 3 memang selain punya spesifikasi flagship, harganya juga. Oleh karena itu banyak yang akhirnya cari alternatif murah seperti OnePlus, yang juga menawarkan pengalaman Android pure alias polosan tapi dengan harga yang lebih murah.

Namun akhirnya pada event Google I/O 2019, Google meluncurkan Pixel 3a (dan Pixel 3a XL) yang menyasar segmen kelas menengah tapi tetap hadir dengan fitur dan pengalaman Android terbaik langsung dari Google.

Inilah Google Pixel 3a

Pixel 3a punya 2 varian yaitu 5,6 inci dan 6 inci (XL). Desainnya overall masih mirip sama Pixel 3 tapi kali ini tidak berbahan kaca tapi polykarbonat alias plastik. Begitu juga bagian mukanya, kalau di Pixel 3 dilindungi Gorilla Glass, pada Pixel 3a menggunakan Dragontrail Glass.

Yang paling berbeda adalah, Pixel 3a tidak punya sertifikasi IP Rating yang artinya tidak tahan air seperti saudara mahalnya. Lalu fitur seperti Wireless Charging juga absen di Pixel 3a.

Ketebak sih sebenarnya, kalau bakalan banyak yang disunat dari sisi spesifikasi. Selengkapnya lihat di bawah.

Specification Pixel 3A Pixel 3A XL
Display 5.6 inci 6.0 inci
Resolution 2220 x 1080 2160 x 1080
Processor Snapdragon 670 Snapdragon 670
RAM 4GB 4GB
Storage 64GB 64GB
Rear camera 12 megapixels 12 megapixels
Front camera 8 megapixels 8 megapixels
Battery 3,000mAh 3,700mAh
Water protection N/A N/A
Ports USB-C, 3.5mm jack USB-C, 3.5mm jack
Dimensions (in.) 6.0 x 2.80 x 0.30 6.30 x 3.00 x 0.30
Starting price US$399.00 US$479.00
SIMAK JUGA >  Resmi, Akhirnya Xiaomi luncurkan Mi 5

 

Pengurangan yang cukup signifikan adalah digunakannya SoC kelas menengah, Snapdragon 670 dibandingkan Snapdragon 845. Tentu, ini demi mencapai target harga jualnya yang terpaut cukup lumayan, selisih sekitar US$200.

 

Kabar baiknya datang dari sektor kamera. Pixel 3a menggunakan kamera yang sama dengan kamera Pixel 3 yang legendaris itu. Ini lah yang jadi salah satu nilai jual dari Pixel versi murah ini.

Tentu saja, spesifikasi teknis tidak sepenuhnya jadi andalan untuk urusan penggunaan, faktor software tidak boleh dilewatkan. Dan karena ini seri Pixel, tentu sudah pasti dukungan Android nya jadi terdepan. Update dan patch akan selalu duluan.  Nggak heran tak lama setelah diluncurkan, Pixel 3a akan dapat update ke Android Q.

Jadi inikah jawaban Google untuk smartphone flagship murah melawan iPhone XR atau Galaxy S10e? Kita lihat saja nanti respon pasar untuk si Pixel 3a ini.