Reviews

[Quick Review] Xiaomi Redmi 5A : Nggak Masuk Akal

Sepertinya nggak perlu pengenalan lagi, Xiaomi Redmi 5A sudah menggebrak dengan harganya yang bombastis terutama di Indonesia. Sampai dijuluki smartphone murah terbaik di kelasnya. Karena penasaran, gw pun tak mau ketinggalan, jadi inilah kesan gw untuk si Redmi 5A

Memang benar sih, rasanya nggak ada vendor smartphone, global, yang berani atau mungkin bahkan gila, untuk meluncurkan smartphone kelas entry seperti Xiaomi. Meskipun memang dikenal sebagai merek dengan produk bernilai value cukup tinggi, Redmi 5A ini kalau bahasa inggrisnya, a whole new level untuk urusan smartphone entry.

Dengan banderol harga resmi 999.000 rupiah atau sejuta kurang seribu, spesifikasi yang dihadirkan Redmi 5A jauh menonjok pemain lain di level harga yang sama. Lantas bagaimana dengan kualitas smartphonenya itu beneran murah atau murahan? Mari disimak.

Oh iya, ini bukan review mendetail panjang lebar karena gw cuma punya waktu sebentar dengan si Redmi 5A ini. 😛

HARDWARE

Redmi 5A punya konstruksi sepenuhnya plastik. Tapi tampilan dan build quality nya terbilang baik. Dengan ukuran layar 5 inci, fisik keseluruhan pas sekali di genggaman dan masih enak digunakan satu tangan.

Layar tersebut hadir dengan resolusi HD alias 720p, masih memadai untuk kelas entry level. Tingkat kecerahan dan kualitas tampilannya pun sangat bisa diterima.

Yang disayangkan, tombol navigasi di bawah layar tidak memiliki backlit alias tanpa lampu. Yah gw rasa harus ada yang dikorbankan lah untuk mencapai target harga jualnya. Pengorbanan lainnya adalah Fingerprint Scanner. Yep, Redmi 5A tidak memiliki Fingerprint Scanner jadi soal keamanan, balik lagi ke PIN atau pola kunci layar.

review-redmi-5a-1

Jadi dibagian belakang hanya ada kamera dengan LED Flash serta speaker. Untungnya speaker ini cukup keras sehingga posisinya yang tidak optimal masih bisa terdengar.

SIMAK JUGA >  [REVIEW] Sonic Gear Quatro V : Speaker MultiVungsi

Soal spesifikasi, Redmi 5A dibekali SoC Qualcomm Snapdragon 425 dengan konfigurasi Quad Core berkecepatan 1,4Ghz. Kombinasikan dengan RAM 2GB dan Internal Storage 16GB maka formula smartphone entry level ini lengkap sudah.

Dari sisi performa, Snapdragon 425 ini tidak jelek sama sekali, terbukti selama gw cobain, semua berjalan lancar termasuk ketika main game mulai dari AOV, MLBB sampai game ‘standar’ Asphalt 8 (semua pada setting Medium).

Xiaomi membekali Redmi 5A dengan baterai cukup besar, 3000mAh. Mengingat SoC yang tidak terlalu haus daya, maka smartphone ini dengan mudah melewati satu hari dengan sisa yang cukup buat hari berikutnya.

review-redmi-5a-4

Urusan foto ditangani oleh kamera utama 13MP dengan PDAF sementara untuk selfie, kamera sebesar 5MP standby di bagian muka smartphone.

review-redmi-5a-2

Foto yang dihasilkan kamera ini, walau tidak istimewa tapi termasuk baik (sekali lagi) di kelasnya. Interface atau UI kameranya masih khas Xiaomi tapi bedanya meski ada pengaturan Manual, yang bisa diubah hanyalah ISO dan White Balance.

review-redmi-5a-3

Hasilnya bisa dilihat dari beberapa sampel di bawah ini.

IMG_20180201_145109

IMG_20180201_145154

IMG_20180201_223933

SOFTWARE

Xiaomi Redmi 5A berjalan dengan sistem operasi Android Nougat 7.1.2 dengan MIUI versi 9. MIUI versi ini terasa cukup ringan, tidak ada lag atau stutter (sendat) yang berarti. Overall mulus lah. Ada juga fitur ekstra seperti Second Space dan Split Screen, yang ini adalah fitur ‘asli’ Android N.

review-redmi-5a-5

Oya, buat yang suka benchmark ini hasil Antutu-nya. Not bad at all sih menurut gw.

review-redmi-5a-7

SUMMARY

Jadi apa yang gw rasakan selama mencoba Redmi 5A beberapa hari? Maknyus! Meski mungkin gw yakin ada beberapa hal yang gw miss, tapi sedikit banyak gw udah ngerasain lah smartphone entry yang fenomenal ini. Setelah ini semoga saja vendor lain bisa mengikuti atau mungkin terinspirasi lah dengan langkah yang diambil Xiaomi untuk produk kelas entry mereka. Tentu, selalu ada yang harus dikorbankan, tapi selama masih bisa dikompromi, overall package macam Redmi 5A ini memang sangat menggoda. Beneran nggak masuk akal harga/kinerja nya 😀

SIMAK JUGA >  ASUS ROG G550JK : Game is my first name

review-redmi-5a-6

PS. kali ini gw nggak ada scoring karena memang ini bukan review total, jadi harap maklum 😛