Reviews

[Review] Asus Zenpad 7.0 Z370CG

Sejujurnya, kalau ngeliat tren tablet terutama android, sekarang makin banyak produsen lebih memilih merilis phablet, semacam hybrid atau produk “diantara” smartphone dan tablet. Dan smartphone raksasa ini semakin mengancam wilayah tablet kecil berukuran 7 inci. Tapi Asus punya pendapat lain, Apa itu?

Kalo kalian nyimak, jajaran tablet Android terbaru dari Asus punya nama Zenpad. Nah, seri baru ini punya varian tablet 7 inci sebanyak dua buah, dan salah satunya yg gw review disini yaitu Z370CG atau biasa disebut Zenpad 7.0. Bedanya apa dengan yang satunya? Untuk spek googling aja yah, yg jelas dari nama udah beda, versi satu lagi punya nama Zenpad C 7.0. Nyaris mirip yah? Itulah makanya, teliti ya kalo mau beli ๐Ÿ˜›

Anyway, walaupun masuk jajaran entry-level tablet, Zenpad 7.0 ini punya tampang yang menarik dan cukup keren menurut gw. Kebetulan unit gw disini warnanya putih, dengan aksen krom di pinggirnya tampilan mukanya cakep. Cuman ya, tetap aja ya…. sidik jari, apalagi di lis krom-nya itu. Bagian belakangnya mirip dompet gitu kesannya, dan bagian “motif” itu bisa dibuka dan diganti dengan macam-macam aksesoris.

asus-zenpad1

Kaya Zenfone-nya, bagian belakang ini bisa dibuka, walaupun bukan berarti kita bisa lepas batre juga, tapi disini ada akses buat SIM Card dan MicroSD. Plus, sebuah konektor khusus yang berperan penting untuk aksesoris yg tadi gw sebutin. Apa aja itu? Salah satu contohnya adalah Asus Audio Cover yang udah gw review di sini. Selain itu ada juga Battery Cover buat nambah kapasitas batere Zenpad secara keseluruhan kalo merasa batere bawaannya kurang awet. Macem-macem deh pokoknya, bisa dicari di web Asus langsung. ๐Ÿ˜€

asus-zenpad2

Balik lagi ke bagian mukanya, layar 7 inci ini punya resolusi 1280×800 piksel dengan kerapatan sekitar 216ppi. Standar lah ya untuk rata-rata tablet 7 inci, ga terlalu rendah, tapi ga tinggi juga. Yang penting kan kualitas tampilannya.

— lanjut ke halaman berikutnya —

[nextpage title=”Fitur”]

SIMAK JUGA >  [Review] Sonic Gear Quatro 2 : Ringkas dan Lantang

Fitur Zenpad

Layar dengan jenis IPS dan berlapis kaca Gorilla Glass ini punya tampilan yang bagus. Enak buat baca atau juga nonton video apalagi waktu di duetkan dengan Audio Cover-nya. Asus menamakan duet maut ini dengan Asus Zenpad Theater. Untuk movie/music on-the-go sih oke banget asal lingkungan normal bukan berisik kaya kafe pingjal ๐Ÿ˜›

Dan ngomong soal suara, karena tablet ini “khusus” maka di Audio Wizard nya ada sesuatu yang beda, selain versi yang lebih baru, Audio Wizard nya ini ada logo DTS nya. Tapi cuma aktif kalo pake Audio Cover tadi, kalo pake speaker bawaan tablet atau earphone, settingan-nya sama kaya di Zenfone.

Yang menarik di tablet ini adalah penggunaan SoC terbaru dari Intel yaitu Intel SoFia (penulisannya emank gitu ๐Ÿ˜› ) yang mengintegrasikan prosesor quad-core plus GPU Mali450MP4. Juga termasuk di dalamnya modem 3g/HSPA. Iya, varian yang digunakan Asus ini adalah Atom x3 C3230RK yang belum mendukung 4g/LTE. Uniknya, ternyata SoC ini diproduksi oleh Rockchip, bukan Intel. Ntah bagaimana itu urusan kerjasamanya.

Lalu kapasitas RAM 2GB dan internal storage sebesar 16GB tersedia untuk simpan menyimpan data dan aplikasi yang bisa juga ditambah dengan MicroSD up to 128GB. Lainnya, ada kamera 8 megapiksel belakang dan 2 megapiksel depan.

Kamera ini yaaaaahhh… cukup lah kualitas nya, buat kepepet atau foto sekedarnya sudah lebih dari cukup. Udah autofocus jadi buat yg suka motoin makanan post di Instagram cukup lah tapi jangan pas remang-remang, soalnya ga ada flash-nya.
*klik untuk memperbesar*
zenpad-photo1

zenpad-photo2

— lanjut ke halaman berikutnya —

[nextpage title=”Kinerja”]

Kinerja Zenpad

Nah ini yang menarik, seperti yg gw bilang di depan tadi, Zenpad 7.0 ini termasuk salah satu perangkat yang pake SoC terbaru dari Intel. Intel SoFia ditujukan untuk perangkat entry-level yang menjanjikan kinerja cukup baik dan bersaing di kelasnya.

Klaim Intel nampaknya cukup tepat, karena dari hasil benchmark yg gw lakukan, skor-nya berada di kelasnya. Plus minus lah sama Snapdragon 410 dan lainnya di level ini.

SIMAK JUGA >  Resmi, Akhirnya Xiaomi luncurkan Mi 5

zenpad-antutu

zenpad-geekbench

 

 

 

 

 

 

 

 

Tapi sayang, sepertinya Asus masih belum berhasil mengoptimalkan kinerja Zenpad ini secara keseluruhan. Hal yang paling gw notice adalah respon terhadap Double Tap untuk membangunkan tablet. Ada jeda 1-2 detik sebelum tablet tampil setelah di ketuk-ketuk layarnya. Padahal di Zenfone, aksi ini berlangsung instan. ๐Ÿ™

Bagaimana dengan game? Tidak ada masalah mulai dari Asphalt 8 sampai yang lebih ringan macam Angry Birds 2. Dengan catatan, setting Asphalt 8 gw set di Low biar lebih lancar karena faktor GPU Mali 450 MP4 yang nampaknya agak keteteran dengan game ini (masalah driver?).

Asus Zenpad Z370CG punya batere berkapasitas 3450mAh. Ngga besar juga sih itungannya apalagi sekarang smartphone pun rata-rata baterenya ada di kisaran 3000mAh. Tapi dengan kapasitas segitu, tablet ini termasuk awet. Kalo ngga terlalu digeber kaya socmed dan chatting standar, bisa lebih dari sehari. Lain cerita kalo main game, streaming, 8-9 jam uda ludes itu batere. Nampaknya SoC Intel ini hebat di idle tapi agak rakus kalo aktif.

— lanjut ke halaman berikutnya —

[nextpage title=”Kesimpulan”]

Kesimpulan

Sejujurnya gw bukan penggemar tablet apalagi yang besar-besar, nah ukuran 7 inci ini terasa pas dan cocok kalo gw pengen pake. Tapi buat yang suka sama tablet apalagi untuk multimedia tentunya butuh ukuran yg lebih besar 8 atau bahkan 10 inci.

Menyasar segmen entry tepatnya sih upper entry-level, Zenpad 7.0 Z370CG menawarkan fitur dan fungsionalitas yang menarik. Kemampuan expandability dengan beragam aksesorisnya membuat tablet ini semakin menarik karena bisa disesuaikan dengan keinginan penggunanya. Dari segi performa juga masi memadai untuk aktifitas normal-sedang, tapi kalo butuh kinerja gahar ya silakan lirik yang lain, Zenpad S mungkin? (kalo masuk ๐Ÿ˜› ).

Video Review

 

Spesifikasi

spek