Reviews

[Review] Asus ZenPower Pro : Dengan tambahan fitur ‘Pro’

Oke, sekilas baca judulnya, mungkin Anda akan bilang “loh, bukannya udah pernah barang ini diuji?” Benar, sebelumnya gw udah pernah review Powerbank Asus Zenpower. Tapi yang ini beda, dari namanya saja udah terlihat beda. Lantas, apanya yang Pro dari Zenpower Pro ini? Mari kita simak bersama. 

Sebagai aksesoris “wajib”, Powerbank pun punya banyak varian macam gadget, jadi nggak heran kalo Zenpower sekarang punya beberapa varian salah satunya adalah Pro yang gw review disini. Untuk informasi aja, ada varian lain seperti Combo dan Ultra dari Zenpower ini. Masuk ke Indonesia ngga yang itu? kita tunggu saja nanti. 😛

Anyway, langsung aja ke Zenpower Pro, packaging dan kelengkapannya masih sama dengan yang dulu, cuma menyertakan manual dan kabel secukupnya. Nah, hal pertama yang nggak gw notice adalah fisiknya, awalnya gw pikir sama persis, tapi waktu dijejerin, ternyata Zenpower Pro ini lebih tinggi.

Ukuran fisik yang bertambah ini juga disertai dengan penambahan fitur, salah satunya adalah extra port. Yap, Zenpower Pro sekarang punya dua port USB. Jadi bisa ngecas dua device langsung, dan fitur tambahan yang well, berguna juga, yaitu LED buat dijadikan senter 😀 .

Tapi sebenarnya, fitur “killer” dari seri Pro ini adalah sertifikasi alias dukungan untuk Qualcomm Quick Charge 2.0. Standar Quick Charge 2.0 ini punya spesifikasi teoritis mampu mengisi baterai hingga 60% dalam 30 menit. Meskipun bukan versi yang paling baru (Quick Charge 3.0), adanya dukungan ini tentu membuat Zenpower Pro semakin menarik.

Ada catatan lagi, untuk menggunakan fitur ini, device harus di cas melalui port nomor 1, yang manakah itu? Nah, akhirnya gw baca manual gara-gara ini 😛 . Port nomor 1 itu adalah port yang berada di bawah port Micro USB pada Zenpower Pro.

SIMAK JUGA >  Laptop Seharga Mobil? ASUS Menggila di Event Unstoppable

Dan inilah saat pembuktian, apakah benar Zenpower Pro punya fitur Quick Charge 2.0? Bahan-bahan yang gw siapkan adalah :

  • Asus Zenpower Pro
  • Xiaomi Mi 5 dengan Snapdragon 820 mendukung Quick Charge 3.0
  • Battery Monitor Widget untuk memantau arus

Tes yang gw lakukan adalah seberapa banyak baterai terisi dalam kurang lebih 15 menit. Hasilnya adalah…..

Pertama, yg gw lingkari merah di bawah, itu di charge melalui port 1 dengan Quick Charge. Dalam 15 menit, terisi sekitar 21%. Sementara lingkaran merah yang atas gw charge melalui port nomor 2 dengan keluaran standar 5V/2A. Hasilnya baterai terisi kurang lebih 18%. Not Bad. Soalnya waktu gw cek, arus yang mengalir pada port 1 sekitar 2700-an mAh sementara port 2 1900-an mAh.

Menggunakan Quick Charge, baterai dengan kapasitas 3000 mAh terisi dalam waktu satu jam 20 menit kurang lebih. Dan kabar baiknya, ternyata port Quick Charge ini juga berfungsi di Zenfone 2 dengan fitur Boost Master (mirip-mirip lah 😛 ).

Jadi gimana? well, menurut gw sih, dengan semakin canggihnya gadget terutama soal isi ulang baterai, Powerbank macam Asus ZenPower Pro ini terasa lebih unggul dibandingkan dengan yang konvensional. Kemampuan fast charging nya berguna banget apalagi itungannya kan buat kepepet, darurat. Yang harus diperhatikan adalah, ketika fast charging, powerbank dan gadget akan lebih panas dibanding biasa, jadi sebaiknya sih jangan sambil dipake.