Periferal murah meriah memang selalu menarik karena, jujur aja, siapa sih yang ngga suka barang murah tapi bagus. Nah diantara banyaknya keyboard murah, Imperion Sledgehammer 10 cukup menarik perhatian gw. Bukan, bukan soal LED nya tapi ada hal lain yang bikin gw merasa keyboard ini worth di harganya. Apa itu? Simak tulisan ini

Oke sebelum gw mulai cerita, langsung aja gw kasih tau informasi paling utama yang paling ingin diketahui. Keyboard ini harganya seratus ribuan, dibawah 150 ribu malah. Lalu, apa yang ditawarkan oleh Imperion Sledgehammer 10 di harga segitu?

Pertama, mereknya cukup asing, jujur aja, banyak, BANYAK, keyboard murah sekarang ini dengan macam-macam merek dan gimmick serupa. Rata-rata pake label “gaming” lalu bahkan keyboard murah pun pake lampu alias backlit. Jadi setelah gw riset ūüėõ , gw memilih Imperion Sledgehammer 10 ini karena dari segi tampang, nggak terlalu pasaran di kelasnya dimana yang lain itu¬†kayak benda yang sama, beda logo doang.

imperion-sledgehammer10-1

Masih soal tampang, jangan berharap bisa custom LED kayak Corsair atau Logitech atau Razer. Cuma ada 3 mode warna statis dan payahnya lagi, tidak tersimpan jadi misal di set mode warna 3, ketika keyboard mati lalu nyala kembali maka warna akan kembali ke mode 1. Lalu, cahaya LED nya tersebut kurang tembus di keycaps nya, berasa seperti underglow gitu deh. Tapi somehow gw suka dengan model perwarnaan per area yang terasa lebih baik ketimbang warna sebaris-sebaris yang juga ditemukan di keyboard kelas ini. Tapi yah sekali lagi ini soal selera.

imperion-sledgehammer10-2

Konstruksinya cukup solid meskipun basisnya adalah plastik, tapi Imperion memberikan lempengan metal di bagian muka keyboard yang mungkin juga menjadi pemberat keyboard ini. Gw ngga nyangka keyboard seratus ribuan terasa se-solid ini. Walaupun yaaa, seperti biasa, selalu ada masalah QC untuk produk murah meriah begini. Lempengan tersebut kurang menempel sempurna di area atas tombol panah yang pas gw tekan-tekan agak nge-flex.

SIMAK JUGA >  [Review] Asus Zenfone 3 Max : Maximalkan aktifitas digitalmu

Keycaps bisa dicopot buat bersih-bersih dan gw ngga tau kalau mau cari replacement nya ada ngga model keycaps nya yang bukan standar keycaps mekanikal. Kabelnya sendiri sudah braided jadi sedikit lebih awet meskipun tidak terlalu tebal dan konektor USB nya belum gold-plated.

Sampai lah kita ke bagian terpenting, apa rasanya pakai keyboard ini? Well, dari segi rasa, keyboard ini lebih enak dibandingkan keyboard ‘biasa’ meskipun menggunakan membran, bukan switch mekanikal. Yap, keyboard ini adalah keyboard membran, tapi Imperion merancang agar feel-nya tersebut lebih enak ketimbang keyboard membran konvensional. Secara pribadi, gw nggak begitu setuju dengan istilah ‘semi-mechanical’ karena membran tetaplah membran dan¬†rasanya tetap beda apalagi kalau pernah pakai keyboard mekanikal yang asli. Sebagai perbandingan, buat yang pernah pakai keyboard mekanikal, feel Sledgehammer 10 ini MUNGKIN mirip brown switch.

Imperion Sledgehammer 10 terasa cukup ‘pejal’, membal atau apalah yang intinya tidak se’renyah’ keyboard real mekanikal. Tapi overall enak, dan seluruh artikel ini gw ketik menggunakan si Imperion Sledgehammer 10. Untuk game gimana? Nah, karena ada label “gaming” nya, tentu gw hajar main game juga dong. Uh, disini lah bedanya baru benar-benar terasa. Meski mungkin tidak terlalu signifikan, tapi gw ngerasa respon melambat sepersekian detik ketika pakai keyboard ini dibandingkan waktu pakai keyboard gw.

Jadi kesimpulannya atau Verdict dari keyboard Imperion Sledgehammer 10 adalah

+ Harganya murah yang membuat price/performance nya cukup baik di kelas keyboard ini

+ Build cukup solid dan kokoh

+ Feel key atau tombolnya yang menurut gw lebih enak dari keyboard membran “biasa”

 

– QC yang kurang baik. Mulai dari lempeng metal yang kurang rapat pada permukaan, sampai rubber feet sisi kanan yang ternyata kurang lengket. Unit gw doang kah? Entahlah

SIMAK JUGA >  [REVIEW] Asus Zenfone Selfie : Penganut aliran narsisme

– Mode warna LED cuma ada 3 variasi, then again, harganya itu loh

– Bahan Keycaps terasa agak murahan yang gw rasa cukup umum di kelas keyboard ini

 

Jadi, kalau punya budget super ketat tapi tetap ingin punya keyboard ala ala gaming yang cukup keren dan enak digunakan, boleh lah melirik yang satu ini.