Segmentasi smartphone mulai jadi tren lagi. Belakangan kita lihat banyak smartphone dengan beragam gimmick, salah satunya adalah Zenfone Zoom S dari Asus. Tentu saja harus dibuktikan baru tahu sejauh mana klaim gimmick tersebut. Dan ternyata gw suka dengan kemampuan fotografi Zenfone Zoom S. Coba disimak di artikel ini.

Dari awal pengenalan produknya, Asus Zenfone Zoom S memang menekankan diri di urusan fotografi. Dengan dua kamera 12MP di bagian belakang, Asus yakin sekali dengan kemampuan foto dari smartphone terbarunya ini. Konfigurasi dua kamera ini pun cukup unik, satu adalah lensa lebar alias wide angle dengan spesifikasi teknis 25mm dan bukaan lensa f/1.7, sementara yang satu lagi 59mm f/2.6. Disini lah nama Zoom itu berasal karena dengan berpindah lensa dari 25mm ke 59mm, kita mendapatkan zoom/pembesaran sekitar 2.3x.

OI000001xx

Tak cuma lensa, ternyata dua kamera ini juga berbeda meski sama-sama punya resolusi 12MP. Kamera ‘utama’ (sebelah kiri) dengan lensa 25mm tersebut memang lebih bagus terutama secara spesifikasi. Sensor Sony IMX 362 punya ukuran sensor yang relatif besar serta dilengkapi juga dengan OIS (Optical Image Stabilization), sementara sensor kedua (sebelah kanan) menggunakan Samsung 3M3 dengan ukuran sensor yang lebih kecil dan tanpa OIS.

Oke, cukup hal teknisnya, bagaimana dengan hasilnya? Baiklah, gw akan berbagi pengalaman gw memotret dengan Zenfone Zoom S.

Untuk kondisi outdoor dan cahaya optimal, kualitas foto yang dihasilkan Zenfone Zoom S terbilang bagus. Kemampuan zoom juga sangat membantu ketika ingin memotret agak lebih dekat namun susah dijangkau secara langsung. Perbedaan antara kedua sensor ini tidak terlihat ketika memotret kondisi optimal.

 

SIMAK JUGA >  [Review] Menagih janji : Uji coba 4G LTE Smartfren

HDR On

Satu hal yang gw temukan cukup menarik, secara “default” kamera Zoom S memberikan 3 opsi zoom pada mode Auto. 1x, 2.3x dan 5x. Nah pada mode 5x ini, meskipun merupakan perbesaran digital, tapi ternyata hasilnya masih bisa diterima, tidak seperti zoom mentoknya 12x yang menurut gw dipakai kalau benar-benar darurat saja. Berikut perbandingan jarak zoom antara lensa ‘nomal’ dan lensa zoom.

2.3x Zoom

Keuntungan pakai lensa bukaan lebar (f/1.7) adalah bokeh. Wah foto macro pakai smartphone ini enak sekali. Dengan jarak minimum yang relatif dekat (sekitar 10cm), dof yang tipis dari lensa tersebut menghasilkan foto yang asik.

Eh tapi ternyata foto macro pakai lensa zoom nya juga tidak kalah bagus walaupun area out-of-focus alias bokehnya tidak sehalus lensa utamanya.

Next kita lanjut ke kondisi low light –>