Reviews

[Review] Xiaomi Redmi 5 Plus : Smartphone Plus Plus Plus

Setelah bikin heboh dengan smartphone entry-level nya, Redmi 5A, akhirnya Xiaomi meluncurkan Redmi 5 dan Redmi 5 plus resmi di Indonesia. Apakah smartphone ini juga berhasil merusak pasar smartphone kelas menengah? Simak review gw berikut ini

Dua smartphone kembar Redmi 5 dan 5 Plus ini punya tagline yang menarik “Fullscreen for Everyone”. Alasannya adalah hal pertama yang akan orang notis dari Redmi 5 Plus tentu, layarnya. Dengan catatan, memang melihat bagian mukanya. Kenapa? Karena kalau cuma melihat bagian bodi belakangnya apalagi sekilas, pasti akan mengira ini adalah seri Redmi Note 4 yang memang bisa dibilang mirip.

xiaomi-redmi-5-plus-review-1

Karena itu mari kita bahas layarnya, yang memang merupakan salah satu nilai jualnya. Layar Redmi 5 Plus sudah menganut standar terbaru/kekinian yakni punya rasio layar 18:9 atau yang biasa disebut Fullscreen/Fullview/layar panjang. Resolusinya Full-HD+ 2160×1080 yang memberikan ruang ekstra buat tampilannya termasuk tombol navigasi yang sekarang sudah tidak lagi berada di bodi smartphone. Dan sesuai namanya, Plus, layar ini punya ukuran 5.99 inci. Antara lega atau kebesaran 😀

Kualitas tampilan terbilang baik, tingkat kontras dan saturasinya pas dengan tingkat kecerahan yang baik juga karena di luar ruangan, layar Redmi 5 Plus masih terlihat jelas.

Untuk mempercantik tampilan mukanya juga, layar ini didesain melengkung di ujung-ujungnya. Tapi sayangnya, ternyata ujung melengkung ini ada yang harus dikorbankan karena ternyata ada sedikit pixel yang terpotong. Minor sih dan tidak mengganggu sama sekali cuman ya gw notis aja. 😀

xiaomi-redmi-5-plus-review-2

Naik sedikit dari layar ada beberapa objek nampang di bagian atas muka smartphone ini. Selain earpiece, kamera depan 5 MP, LED notifikasi, sensor-sensor dan Selfie Flash.

xiaomi-redmi-5-plus-review-3

Beralih ke bodi belakang, yang tampangnya Xiaomi banget, ada kamera utama 12 MP dengan LED Flash dan sensor fingerprint. Oiya, karena ini adalah unit resmi Indonesia maka di bagian bawah tertera jelas bahwa ini adalah smartphone Made in Indonesia. 😀

Oiya satu hal, kamera nya ini agak timbul, jadi hati-hati saat menaruhnya atau setidaknya pakai case, yang menariknya sudah disediakan oleh Xiaomi di paket penjualan.

SIMAK JUGA >  [Review] ASUS ZenEar : Ramah di telinga dan kantong

xiaomi-redmi-5-plus-review-4

Nah kamera pada Redmi 5 Plus ini meggunakan sensor yang sama dengan kamera utama pada Mi A1 yakni Omnivision OV12A10. Punya resolusi 12MP, bukaan lensa f/2.2, dan ukuran pixel besar, kameranya cukup bisa diandalkan di atas kertas.  Hasilnya? Pada kondisi optimal, hasil fotonya terlihat memuaskan. Warnanya terlihat natural tanpa kesan oversaturated (warna pekat) yang kadang digunakan untuk memberikan kesan ‘nonjok’. Hasilnya juga terlihat tajam walaupun sebenarnya ada kesan over-sharpening tapi masih bisa ditoleransi lah. *klik untuk memperbesar*

Sementara pada kondisi kurang cahaya, foto cenderung soft akibat penggunaan ISO tinggi (6400) yang berakibat noise reduction nya bekerja keras untuk mengurangi noise yang ditimbulkan. Tampaknya penggunaan lensa bukaan relatif lebih kecil dari biasanya (f/2.2 vs f/2.0) menghalangi kemampuan sensornya meskipun punya ukuran piksel besar. Ditambah lagi tidak adanya modul OIS di kamera ini.

Tidak ada nya IS (Image Stabilizer) baik secara Optical ataupun Digital (Electronic) yang mengurangi kemampuannya menangkap gambar pada kondisi remang, tentunya berefek pada video. Hasil perekaman videonya, meski sudah mendukung resolusi hingga 4K, tapi kurang mulus alias goyang akibat tidak adanya penstabil gambar tadi.

Aplikasi kameranya sendiri standar MIUI lah, dengan beberapa mode bahkan ada mode Manual walaupun, cuma ada pengaturan ISO dan White Balance aja 😀

xiaomi-redmi-5-plus-review-5

Dan tentu saja, karena ini Xiaomi, Redmi 5 Plus pakai MIUI sebagai UI nya yang berbasiskan Android Nougat 7.1.2. Versi MIUI yang digunakan adalah versi 9 dengan segala tambahan fitur dan optimalisasi kinerja sistem.

Sejujurnya secara pribadi gw cukup suka sama MIUI apalagi yang versi 9 ini. Tampilannya enak, fitur-fitur ekstranya cukup berguna seperti Dual Apps, Second Space hingga fitur bawaan Android N, Split Screen. Oh iya hampir lupa, ada MiRemote yang nampaknya hampir tidak pernah absen dari smartphone Xiaomi. Fitur Remote Control untuk berbagai peralatan elektronik dengan memanfaatkan IR Blaster yang berada di bagian atas smartphone.

Keluhan gw cuma satu untuk MIUI (dan sejenisnya), tidak ada App Drawer. Jadi dengan model penggunaan gw, aplikasi gw yang banyak itu bakal betebaran di home sampai berhalaman-halaman.

SIMAK JUGA >  5 Daya Tarik Keluarga Xiaomi Redmi 5 (Plus/Note)

xiaomi-redmi-5-plus-review-6

Hey, setidaknya ada theme yang bisa bikin suasana sedikit berbeda ketika udah bosan sama tampilan standar bawaan pabrik. 😛

Soal bosan, ada satu hal yang tidak bosan-bosannya dilakukan Xiaomi dan vendor lainnya. Yaitu pakai SoC Snapdragon 625. SoC sejuta umat ini dipakai karena memang, terkenal irit daya dan masih punya performa yang cukup memadai apalagi untuk kelas menengah. Masih perlu skor benchmark? Berikut hasilnya.

xiaomi-redmi-5-plus-review-7

Keseluruhan package smartphone ini ditenagai oleh baterai berkapasitas 4000 mAh. Baterai yang tergolong besar, dikombinasikan dengan SoC yang irit daya dengan mudah menembus SoT 8 sampai 9 jam atau lebih dari satu hari.

xiaomi-redmi-5-plus-review-8x

Mengisi ulang baterai atau ngecas nya pun tidak perlu waktu lama, kenapa? Karena, secara diam-diam, ternyata Redmi 5 Plus ini mendukung QuickCharge, tapi memang harus pake charger khusus yang sudah mendukung. Charger bawaannya sih biasa aja, 5v/2A. Selisih ngecas antara normal charge dan quick charge di Redmi 5 Plus sekitar setengah jam kurang lebih. Lumayan lah 😀

xiaomi-redmi-5-plus-review-10

Tes singkat quick charging. Biru : normal, Oren : QuickCharge
Tes singkat quick charging.
Biru : normal, Oren : QuickCharge
Selisih 7% dalam waktu ngecas yang sama

 

Final Verdict

Seperti biasa, Xiaomi selalu mengadakan flash sale untuk setiap smartphone mereka yang memang bakalan banyak diburu orang. Dengan banderol harga Rp.2,2 juta untuk varian 3/32 dan Rp.2,7 juta untuk 4/64, Redmi 5 Plus rasanya susah untuk ditolak. TAPI, kalau Anda sebelumnya menggunakan Redmi Note 4 atau Redmi 4X yang notabene punya komponen dalam yang serupa, mendingan tabung dan lihat ke model bahkan merek lain. Kecuali, Anda punya alasan yang kuat untuk ingin memiliki seri Redmi dengan layar 18:9 dan kamera yang sedikit lebih baik dari seri sebelumnya.

 

81 100 1
81%
Average Rating

Xiaomi Redmi 5 Plus

Smartphone yang menyerang langsung di kelas menengah ini memang menggoda. Dengan fitur up-to-date serta kinerja memadai, nggak heran kalau Redmi 5 Plus bakal jadi benchmark di kelasnya. Berpotensi jadi perusak pasar lagi? Bisa jadi, asalkan Anda bisa mendapatkannya di harga yang pantas (duh, flash sale).

  • Overall
    81%