Reviews

[Review] Youtube Go : Streaming Hemat Kuota

Bukan rahasia lagi kalau Youtube jadi layanan yang “wajib” diakses setiap hari. Tapi gw yakin juga kalau urusan streaming ini bakalan kepentok soal kuota internet, apalagi yang cuma mengandalkan opsel. Nah ada solusi buat yang suka streaming Youtube tanpa takut menguras kuota dengan deras. Inikah solusi terbaik?

Youtube Go, adalah aplikasi khusus yang akhirnya diluncurkan Google untuk Indonesia setelah sebelumnya berjalan di India dan Nigeria sekitar tahun lalu. Jujur aja, awalnya gw nggak begitu tertarik atau tepatnya nggak kepikiran buat nyobain. Tapi setelah baca berita dari event Google For Indonesia, well, kenapa nggak? Mari kita coba. Gw mikirnya cuma satu hal sih soal Youtube Go ini, kalau kepepet atau pas kuota tiris. 😛

Oke, langsung ke aplikasinya, Youtube Go ini merupakan aplikasi terpisah dan berbeda dengan aplikasi Youtube biasa. Perbedaan utama dan fokus dari Youtube Go sudah jelas, memberikan layanan streaming video bagi yang memiliki bandwidth dan kuota internet terbatas.

Yang unik, pertama kali menjalankan app nya, kita diminta buat masukin nomor hape, selain untuk verifikasi pin aktifasi, juga untuk konek ke akun Google.

go1

Jreng, setelah verifikasi, ini lah tampilan Home nya. Polos ya.

go2

Dan polos adalah kata kuncinya, karena, benar-benar polos, bahkan nggak ada bagian Account nya seperti di app Youtube normal. Menunya cuma ada Setting dan Help & Feedback. Settingnya pun bisa dibilang nggak terlalu berguna kecuali pengaturan storage tempat buat download videonya.

Jadi, di halaman depan cuma ada tab Home dan Downloads. Video yang tampil di Home ini hampir sama dengan yang tampil di Home Youtube kita yang biasa, jadi meskipun kita tidak bisa akses channel langganan (Subscription), tapi beberapa video dari channel langganan dan yang berhubungan (Related Video) tetap ditampilkan.

SIMAK JUGA >  [Review] Super Mario Run : Akhirnya Berlari di Android

Selebihnya, kita harus cari sendiri video yang ingin kita tonton. Setelah ketemu, waktu pertama kita tap videonya, dia tidak akan langsung Play, tapi muncul menu. Menu ini isinya pilihan kualitas video beserta size-nya, lalu preview screenshot dari video tersebut, dan tombol Play dan Download.

Pilih kualitas video sesuai keinginan, kalo kuota sekarat ya sesuaikan aja 😛 , tapi saran gw, sebisa mungkin hindari kualitas Basic karena trust me bakalan sakit mata liatnya. Penjelasan beda kualitasnya itu berdasarkan resolusi videonya, Basic itu 144p, Standard itu 360p dan High itu 480p/720p tergantung videonya.

go3

Lalu soal Download video nya. Meskipun ini difokuskan buat yang kesulitan dengan koneksi internet, Aturan dan Ketentuan Youtube tetap berlaku, yang artinya tidak semua video bisa di download.

go4

Kok mirip kayak fitur Offline Video-nya Youtube biasa ya, benar, sedikit banyak memang mirip tapi bedanya, kalau Offline Video Youtube biasa cuma maksimal 2 hari terus harus konek ke internet lagi alias sync, Youtube GO bisa sampai 29 hari.

Jadi apa benar Youtube Go solusi buat irit kuota? Well… antara iya dan nggak. Gini, pertama, kalau diperhatikan baik-baik, size video untuk resolusi yang sama, Youtube Go dan Youtube biasa hampir mirip, selisihnya paling 2-3 MB, yang mana tidak signifikan untuk dibilang HEMAT.

go5

Kedua, menurut gw, karena interfacenya yang terlalu simpel, malah kadang lebih boros kuota, karena kalau kita tidak ketemu video yang tepat, kita harus cari terus. Hal ini terutama untuk channel, jadi misalnya ada channel yang udah kita subscribe, atau biasa kita tonton, Youtube Go nggak bisa akses channel tersebut, dan akhirnya jadi boros plus kesal 😐

SIMAK JUGA >  [Review] Asus Zenfone 4 Max Pro : Membesar dan Melebar

Satu-satunya poin ‘hemat’ yang bisa didapat dari Youtube Go adalah ketika mau nonton video tertentu. Preview sekilas video dan pilihan kualitas yang tampil duluan sebelum kita Play merupakan solusi cerdas, jadi kalau ternyata kurang menarik, kita bisa langsung batalkan sebelum kuota tersedot karena udah keburu Play.

Terakhir sih, kalau emang lagi susah internet, bisa simpan video sampai waktu lama itu menarik juga, jadi download dulu videonya lewat wifi yang kencang, lalu simpan buat di tonton nanti. Biasanya sih yang model begini enak buat nyimpan music video alias video clip, jadi bisa diputar terus-terusan tanpa harus download ulang 😀

Kalau begitu, gw pribadi tetap stick dengan Youtube biasa, solusi yang ditawarkan menarik sih, cuman beberapa keterbatasan fungsinya bikin gw merasa kurang cocok, tapi hey, gw tetap bakalan keep aplikasi ini di hape gw, buat jaga-jaga aja, siapa tau butuh sewaktu-waktu. 😀